Kemajuan Teknologi Membuat Fotografi Mendekati Seni Lukis

Image
Mungkin terdengar mengada-ada mencoba menyamakan fotografi dengan seni lukis. Dan, sebenarnya tidak ada niat untuk membuatnya menjadi sama. Keduanya adalah bidang yang berbeda satu dengan yang lain.

Meskipun demikian, perkembangan teknologi kamera dan juga aplikasi pengedit citra, suka tidak suka, mau tidak mau mendorong fotografi mempersempit jarak dengan saudaranya dalam hal menghasilkan image atau gambar, yaitu seni lukis.

Seni lukis biasanya bermula dari kanvas kosong yang kemudian diisi dengan gambaran dari apa yang tergambar di benak pelukisnya. Meskipun ada orang atau benda yang dijadikan model, tetapi apa yang terlihat pada kanvas sebenarnya adalah cerminan dari apa yang dilihat oleh pelukis dari modelnya.

Bukan seratus persen modelnya sendiri.

Pelukis pemandangan tidak melukis sesuatu yang benar-benar sama dengan lanskapnya sendiri. Yang dilukisnya adalah gambaran keindahan yang ada di otaknya.

Disana terselip berbagai ide dan perasaan pelukisnya.

Sekarang bandingkan saja de…

Tips #6 : Memotret Dari Beberapa Sudut dan Posisi Untuk Mencari Yang Terbaik

Tips ini lahir dari pengamatan bahwa ada kecenderungan kalau seseorang memotret itu hanya dari satu sudut saja. Umumnya, seorang yang memegang kamera akan melakukannya dari depan obyek dengan posisi berdiri. Kalaupun sedikit berbeda, ia akan berjongkok.

Kalau disingkat , kebanyakan pemotret akan memotret dengan sudut yang 180 derajat dari obyek dan dengan kamera berada sejajar dengan mata.

Bukan sebuah kesalahan. Tidak ada salah dan benar dalam fotografi. Semua sah-sah saja dan semua bebas melakukan apa yang dikehendaki. Tidak ada orang yang bisa menyalahkan.

Hanya...


Kebiasaan umum seperti itu biasanya menghasilkan foto yang umum pula.

Datar.

Harap dimaklum karena cara seperti itu sudah biasa dilakukan oleh milyaran orang, maka hasilnya pun menjadi biasa pula. Biasanya hasil fotonya tidak akan berbeda dengan milyaran foto lainnya.

Kebiasaan memotret dari sudut sejajar mata juga menyempitkan kesempatan untuk mendapatkan foto yang "terbaik". Tidak mungkin mendapatkan hasil terbaik kalau hanya mencoba satu kali dari satu sudut saja. Foto yang "terbaik" hanya bisa dihasilkan kalau kita sudah mencoba dari berbagai sudut. Barulah setelah itu bisa dipilih yang "terbaik" di antara semua hasil.

(Ingat prinsip "Kill The Babies". Kalau lupa, silakan kunjungi artikel sebelumnya di sini.)

Berdasarkan pengalaman, beberapa sudut bisa juga membantu menonjolkan atau menghilangkan kesan yang tidak ingin disampaikan seperti

Memotret dari sudut bawah akan memberi kesan tinggi pada obyek


Hal ini sesuai dengan mata manusia, dimana kalau kita berada pada posisi lebih rendah dibandingkan obyek, maka obyek tersebut akan terkesan lebih tinggi dari sebenarnya.

Sudut pengambilan gambar dari bawah bisa membantu ketika obyek ingin ia terlihat tinggi.


Memotret dari samping

Coba saja. Pasti berguna di saat Anda harus mengambil foto ibu-ibu yang badannya sudah melar. Kalau dari samping lebarnya obyek bisa ditutupi dan tidak terlalu terlihat.


Ada banyak sudut pengambilan dan masing-masing bisa memberikan kesan yang berbeda. Jumlahnya bisa tak terhitung tergantung dengan kondisi dan situasi dimana foto diambil.

Kalau dikombinasikan dengan berbagai hal lain, seperti background, obyek, penempatan fokus, akan semakin banyak lagi kemungkinan untuk menghasilkan gambar yang "berbeda" dari kebanyakan.

Itulah mengapa, kalau Anda sadari, seorang fotografer, atau penggemar fotografi, terkadang akan melompat dari satu posisi ke posisi yang lain di depan obyek. Ia memastikan bahwa ia mencoba sebanyak mungkin sudut pengambilan dan kombinasi tersebut.

Dengan begitu ia akan bisa melihat berbagai foto dari sudut pengambilan yang berbeda sebelum kemudian ia memilih YANG TERBAIK (menurut dirinya).


Cobalah sendiri, Kawan. Tips ini sama sekali tidak tergantung jenis kamera apa yang Anda bawa. Tips ini mengandalkan pada kemauan sang fotografer untuk mencoba memotret dari berbagai sudut dan posisi.

Anda beruntung kalau memiliki sebuah kamera dengan vari-angle LCD (LCD monito yang bisa dubah posisinya), tetapi kalau tidak pun bukan masalah. LCD monitor tidak akan bisa mengalahkan kelenturan tubuh dan kemauan manusia untuk mendapatkan hasil.

Popular posts from this blog

Dua Fungsi Utama Fotografi

Membuat Foto Hitam Putih Dengan Photoscape

Tips #5 : Mana Yang Lebih Baik Canon, Fuji, atau Nikon? Tips Membeli Kamera

Fungsi Utama Photo Editing Software Adalah Memperbaiki Foto

Apa Itu Bokeh ? MENGAPA membuat Foto dengan background blur?