Kemajuan Teknologi Membuat Fotografi Mendekati Seni Lukis

Image
Mungkin terdengar mengada-ada mencoba menyamakan fotografi dengan seni lukis. Dan, sebenarnya tidak ada niat untuk membuatnya menjadi sama. Keduanya adalah bidang yang berbeda satu dengan yang lain.

Meskipun demikian, perkembangan teknologi kamera dan juga aplikasi pengedit citra, suka tidak suka, mau tidak mau mendorong fotografi mempersempit jarak dengan saudaranya dalam hal menghasilkan image atau gambar, yaitu seni lukis.

Seni lukis biasanya bermula dari kanvas kosong yang kemudian diisi dengan gambaran dari apa yang tergambar di benak pelukisnya. Meskipun ada orang atau benda yang dijadikan model, tetapi apa yang terlihat pada kanvas sebenarnya adalah cerminan dari apa yang dilihat oleh pelukis dari modelnya.

Bukan seratus persen modelnya sendiri.

Pelukis pemandangan tidak melukis sesuatu yang benar-benar sama dengan lanskapnya sendiri. Yang dilukisnya adalah gambaran keindahan yang ada di otaknya.

Disana terselip berbagai ide dan perasaan pelukisnya.

Sekarang bandingkan saja de…

KISS, Keep It Simple Stupid : Fotografi Itu Sederhana

Pantai Kelapa Rapat Lampung - Arya Fatin Krisnansyah

Fotografi itu sederhana. Mudah. Tidak sulit.

Cermin dari hal itu ada pada satu anekdot, atau istilah yang lazim di dunia fotografi, yaitu KISS.

Jangan berpikir ngeres dulu tentang kata itu. Memang dalam bahasa Inggris artinya terkadang bisa membuat seseorang berpikir agak menjurus, tetapi dalam fotografi maknanya jauh dari apapun yang mungkin sedang Anda pikirkan saat ini.

Keep It Simple, Stupid.

Itulah makna dari KISS dalam fotografi. Artinya "Jaga Tetap Sederhana".

Maksud dari anekdot ini adalah agar para fotografer tetap berusaha agar tidak berpikir terlalu rumit saat mengambil gambar.

Satu foto, satu tema, satu fokus, dan satu background.

Istilah KISS ini tidak sembarangan dibuat, tetapi berdasarkan pengalaman banyak fotografer bahwa sebuah foto yang sederhana justru yang paling besar kemungkinannya untuk meninggalkan kesan pada yang melihat.

Mungkin karena sederhana dengan satu fokus atau obyek, yang melihat bisa langsung menangkap ide yang disampaikan sang fotografer. Bisa juga karena dalam sebuah foto yang sederhana subyek dalam fotonya menjadi menonjol.

Perahu di pantai Klara Lampung - Arya Fatin Krisnansyah

Tetapi, yang paling mungkin adalah karena dengan berpikir sederhana, seorang fotografer menjadi tidak terbebani. Mereka bisa menikmati apa yang mereka lakukan dan sebagai sebuah kegiatan yang mengandalkan daya kreasi manusia, hal tersebut menjadi sangat menguntungkan.

Dengan tidak berpikir rumit, seorang fotografer bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya bak air mengalir tanpa hambatan dan batasan.

Mungkin karena berpikir sederhana inilah, dua foto dari Arya Fatin Krisnansyah, yang baru berusia 14 tahun saat ini enak dilihat. Padahal hanya dibuat dengan kamera smartphone Asus Padfone T00N.

Simpel. Sederhana. Tidak rumit. Sesuai dengan KISS, Keep It Simple Stupid.

Popular posts from this blog

Dua Fungsi Utama Fotografi

Membuat Foto Hitam Putih Dengan Photoscape

Tips #5 : Mana Yang Lebih Baik Canon, Fuji, atau Nikon? Tips Membeli Kamera

Fungsi Utama Photo Editing Software Adalah Memperbaiki Foto

Apa Itu Bokeh ? MENGAPA membuat Foto dengan background blur?