Posts

Showing posts from September 25, 2016

Kemajuan Teknologi Membuat Fotografi Mendekati Seni Lukis

Image
Mungkin terdengar mengada-ada mencoba menyamakan fotografi dengan seni lukis. Dan, sebenarnya tidak ada niat untuk membuatnya menjadi sama. Keduanya adalah bidang yang berbeda satu dengan yang lain.

Meskipun demikian, perkembangan teknologi kamera dan juga aplikasi pengedit citra, suka tidak suka, mau tidak mau mendorong fotografi mempersempit jarak dengan saudaranya dalam hal menghasilkan image atau gambar, yaitu seni lukis.

Seni lukis biasanya bermula dari kanvas kosong yang kemudian diisi dengan gambaran dari apa yang tergambar di benak pelukisnya. Meskipun ada orang atau benda yang dijadikan model, tetapi apa yang terlihat pada kanvas sebenarnya adalah cerminan dari apa yang dilihat oleh pelukis dari modelnya.

Bukan seratus persen modelnya sendiri.

Pelukis pemandangan tidak melukis sesuatu yang benar-benar sama dengan lanskapnya sendiri. Yang dilukisnya adalah gambaran keindahan yang ada di otaknya.

Disana terselip berbagai ide dan perasaan pelukisnya.

Sekarang bandingkan saja de…

Tips #7 : Ragu? Tekan Shutter Release

Image
Ada satu hal yang sering saya alami selama berburu foto. Rasa menyesal.

Penyesalan itu biasanya terjadi ketika saya melihat sebuah obyek yang terlihat bagus tetapi kemudian saya memutuskan tidak menekan tombol shutter release. Biasanya karena ada keraguan timbul karena ada satu  kekurangan baik dalam segi background, komposisi, atau bahkan penempatan obyek yang terasa kurang.

Padahal setelah dipikir ulang, kalaupun foto tersebut hasilnya tidak memuaskan, bahkan jelek, saya hanya perlu menekan tombol "delete". Selesai.

Hal itu lebih baik dibandingkan membayangkan, membayangkan, dan membayangkan kemungkinan bagaimana jadinya obyek tersebut dalam sebuah foto. Ya, hanya bisa membayangkan tetapi tidak bisa melihat hasilnya karena tidak ada bukti.

Oleh karena itu, saya pikir, di zaman fotografi digital seperti sekarang ini, dimana tidak menghasilkan sebuah foto hampir tidak mengeluarkan biaya, seharusnya setiap pemegang kamera tidak perlu ragu untuk menekan tombol shutter release…

Mengecilkan Foto di Android dengan Photo Resizer

Image
Pemandangan indah saat kita sedang traveling memang sering membuat kita tidak terhanyut. Tangan jeprat jepret sibuk menekan shutter release merekam keindahan alam yang ada di depan mata.

Lalu? Kirim via WA, BBM atau Line dong!

Nanti dulu. Jangan langsung kirim foto-foto itu. Ada satu langkah lagi yang harus dilakukan sebelum foto tersebut dishare. Anda harus mengecilkan foto tersebut.

Seperti sudah disebutkan dalam artikel sebelumnya, menguplpad foto ke media sosial atau mengirimkannya melalui fitur chatting bisa merugikan, baik bagi yang mengirim atau menerima.

Lihat artikelnya di Mengapa Harus Memperkecil Ukuran Foto

Tetapi, bagaimana kalau selama traveling Anda tidak membawa notebook untuk mengecilkan fotonya ke ukuran yang tidak terlalu besar. Bukan sebuah masalah, Anda bisa langsung mengecilkan fotonya di smartphone.

Sudah banyak aplikasi pengecil ukuran foto di android atau smartphone lainnya. Yang perlu dilakukan hanyalah mencari yang cocok untuk smartphone kita.

Ada satu apli…

Apa Itu Bokeh ? MENGAPA membuat Foto dengan background blur?

Image
Mungkin, Anda sudah pernah melihat banyak foto dengan background blur atau kabur? Itulah yang disebut dengan "bokeh".

Bokeh adalah istilah dalam fotografi yang artinya "mengaburkan". Kata ini merupakan kata serapan dari bahasa Jepang.

Efek bokeh dihasilkan dengan cara memanipulasi keterbatasan yang ada pada lensa kamera dimana dalam settingan tertentu, lensa kamera hanya bisa fokus pada titik tertentu. Hasilnya adalah bagian yang terfokus akan tetap jelas dan detil, sedangkan sisanya akan menjadi kabur.

Penggunaan efek bokeh  Membuat foto dengan background blur dilakukan biasanya karena beberapa sebab, seperti :

1. Fotografer ingin membuat Obyek lebih menonjol Terkadang fotografer menemukan sebuah obyek menarik, tetapi di sekitarnya ada satu atau dua benda atau obyek lainnya yang mirip atau serupa.

Menampilkan ketiganya sama rata akan membuat perhatian yang melihat akan tidak fokus. Disitu biasanya sang fotografer akan memilih yang mana yang akan ditonjolkan dan k…

Mengasah insting dalam fotografi itu perlu

Image
"Untuk apa latihan memotret? Yang penting pakai insting saja."

Tidak salah sebenarnya. Pada saat kita sedang memotret memang sebenarnya kita lebih tergantung pada insting atau naluri kita. Apalagi bagi para penggemar fotografi jalanan, keputusan untuk menekan tombol shutter release terkadang ditentukan dalam sepersekian detik. Tidak akan sempat untuk memikirkan berbagai teori.

Tidak salah.

Tetapi, juga tidak benar. Semua orang kemungkinan besar bisa bermain bola basket. Permainan yang sederhana hanya perlu menceploskan bola ke dalam keranjang. Tidak ada sesuatu yang sulit di dalamnya. Meskipun demikian, insting seorang pemain basket akan berbeda sekali dengan orang biasa.

Para pemain basket bisa tahu kapan harus menembak, kapan harus menahan bola atau kapan harus mengoper. Kesemuanya ditargetkan untuk membuatnya menjadi efisien. Insting mereka sangat terasah dalam hal ini.

Begitu pula dalam fotografi. Memang memotret hanya perlu melihat dari jendela bidik dan kemudian menek…