Posts

Showing posts from October 9, 2016

Kemajuan Teknologi Membuat Fotografi Mendekati Seni Lukis

Image
Mungkin terdengar mengada-ada mencoba menyamakan fotografi dengan seni lukis. Dan, sebenarnya tidak ada niat untuk membuatnya menjadi sama. Keduanya adalah bidang yang berbeda satu dengan yang lain.

Meskipun demikian, perkembangan teknologi kamera dan juga aplikasi pengedit citra, suka tidak suka, mau tidak mau mendorong fotografi mempersempit jarak dengan saudaranya dalam hal menghasilkan image atau gambar, yaitu seni lukis.

Seni lukis biasanya bermula dari kanvas kosong yang kemudian diisi dengan gambaran dari apa yang tergambar di benak pelukisnya. Meskipun ada orang atau benda yang dijadikan model, tetapi apa yang terlihat pada kanvas sebenarnya adalah cerminan dari apa yang dilihat oleh pelukis dari modelnya.

Bukan seratus persen modelnya sendiri.

Pelukis pemandangan tidak melukis sesuatu yang benar-benar sama dengan lanskapnya sendiri. Yang dilukisnya adalah gambaran keindahan yang ada di otaknya.

Disana terselip berbagai ide dan perasaan pelukisnya.

Sekarang bandingkan saja de…

Apa itu post-processing dalam fotografi?

Image
Post-processing dalam fotografi adalah istilah yang mengacu pada tindakan-tindakan yang dilakukan oleh seorang fotografer di luar kamera.

Mungkin banyak yang menyangka kalau sebuah foto yang terlihat menakjubkan dengan kekontrasan warna yang mengundang decak kagum berasal langsung dari kamera. Tetapi, di dalam masa dimana tehnologi sudah demikian berkembang ini, sebenarnya sangat bisa jadi foto tersebut melalui satu tahap lainnya, yaitu pemrosesan di komputer.

Proses post-processing ini biasanya dilakukan dengan phot software editting atau perangkat lunak pengedit citra. Beberapa contoh dari perangkat lunak ini adalah Photoscape atau Adobe Lightroom yang dipergunakan fotografer profesional.

Dengan memakai perangkat lunak ini, sebuah foto setelah ditransfer dari kamera, akan mengalami beberapa penambahan atau pengurangan. Sebagai contoh cropping, penambahan backlight, perubahan kontras warna, membuatnya lebih terang atau sebagainya.

Jadi, bisa dikata sebuah foto sebelum tampil, entah …

Vari-Angle LCD Monitor dan Kegunaannya

Image
Vari-angle LCD atau Monitor adalah istilah yang merujuk pada LCD monitor pada kamera. Istilah lainnya adalah "articulating LCD".

Seperti sudah diketahui bahwa setiap kamera digital yang diproduksi pada saat ini diperlengkapi dengan sebuah layar monitor Liquid Crystal Display atau LCD. Gunanya agar sebelum menekan tombol shutter release seorang pemotret bisa melihat preview dari foto yang akan diambil.

Biasanya layar LCD yang tertanam dalam sebuah kamera bersifat fix atau tetap. Posisinya tidak bisa diubah-ubah sehingga pemotret terkadang harus menyesuaikan diri dan posisi saat mengambil foto.

Tetapi, belakangan ini sudah banyak sekali jenis kamera yang diperlengkapi dengan LCD yang tidak statis. LCD ini bisa diubah posisinya apakah menghadap ke depan, ke bawah, ke samping dan seterusnya.

LCD monitor pada kamera yang sifatnya flexible inilah yang dikenal dengan istilah vari-angle LCD Monitor.

Kegunaan Vari-angle LCD Monitor Sangat berguna. Terutama dalam ketika fotografer per…

Tips #8 : Manfaatkan Obyek Kecil di Sekitar Untuk Membuat Foto Lebih Menarik

Image
Biasanya kalau kita sedang berwisata dan sedang terpesona dengan keindahan alam di suatu tempat, secara otomatis tangan kita akan langsung mengeluarkan kamera dan jepret sana-sini. Sayang kalau keindahan seperti itu tidak diabadikan.

Sayangnya, sekembalinya kita ke rumah, lalu menunjukkan foto-foto yang ada di kamera kepada saudara atau teman atau tetangga, respon mereka datar-datar saja. Hanya senyuman dan kepala yang mengangguk tetapi tidak memperlihatkan kesan tertarik. Padahal, tujuan kita menunjukkan foto-foto itu untuk menunjukkan betapa beruntungnya bisa pergi kesana.

Foto-foto itu seperti tidak bisa menjalankan fungsinya.

Gagal.

Yang gagal bukan fotonya tetapi Anda lah yang gagal. Paling tidak, gagal dalam menyampaikan apa yang Anda rasakan dalam fotonya. Karena itulah, foto tersebut tidak berfungsi dengan baik.

Biasanya orang akan terlalu sibuk dan terfokus pada apa yang menurutnya indah, tetapi mengabaikan bahwa keindahan itu terdiri dari banyak hal.

Sebagai contoh, air ter…

Mengenal Decisive Moment : Momen Puncak Yang Menentukan

Image
"Decisive moment" adalah istilah yang sangat umum dikenal di kalangan penggemar fotografi, terutama mereka yang menggeluti genre fotografi jalanan.

Istilah yang memiliki "momen puncak yang menentukan" atau bisa juga "momen kulminasi" ini dicetuskan oleh seorang pria Perancis kelahiran tahun 1908, Henri Cartier Bresson. Ia dikenal sebagai pelopor genre Street Photography atau Fotografi Jalanan.

Apa itu decisive moment?
Agak sulit sebenarnya untuk menjelaskan dengan gamblang apa itu "decisive moment" karena pada prakteknya semua pemegang kamera "tidak berhitung" terlalu banyak saat mengambil foto. Mayoritas mengandalkan pada "insting" dan dorongan dari hati untuk menentukan kapan harus menekan tombol shutter release.

Tetapi, dalam konsep "decisive moment", pertimbangan untuk menekan tombol shutter release seperti menjadi momen puncak dalam sebuah proses.

Sebagai contoh :

Kita melihat sebuah pemandangan indah dan seora…

Mengatur Terang atau Gelap Pada Kamera Android (Smartphone)

Image
Kamera smartphone adalah andalan banyak orang untuk mengabadikan berbagai momen dalam kehidupan. Perayaan ulang tahun anak, momen bahagia bersama keluarga, dan berbagai momen lainnya.


Kamera jenis ini sangat praktis digunakan. Terlebih kebanyakan orang yang menggunakannya memang membutuhkan hal itu saja dan bukan berbagai tehnis yang rumit. Seringnya pun digunakan dengan menggunakan mode auto yang menjamin hasilnya akan cukup enak dilihat.

Sayangnya dalam beberapa situasi pemakaian mode auto menghasilkan foto-foto yang entah terlalu gelap atau terlalu terang. Padahal sebuah foto dengan pencahayaan seperti itu kurang begitu enak untuk dilihat.

Untuk itu sebenarnya sudah disediakan fitur khusus untuk mengatur terang dan gelap sebuah foto. Fiturnya sangat sederhana dan tidak memerlukan skill tertentu.

Namanya Fitur Expossure.

Biasanya fitur ini tersembunyi di balik menu Pro atau Manual yang ada di kamera smartphone. Karena terlalu seringnya orang menggunakan mode auto, fitur ini jarang …