Kemajuan Teknologi Membuat Fotografi Mendekati Seni Lukis

Image
Mungkin terdengar mengada-ada mencoba menyamakan fotografi dengan seni lukis. Dan, sebenarnya tidak ada niat untuk membuatnya menjadi sama. Keduanya adalah bidang yang berbeda satu dengan yang lain.

Meskipun demikian, perkembangan teknologi kamera dan juga aplikasi pengedit citra, suka tidak suka, mau tidak mau mendorong fotografi mempersempit jarak dengan saudaranya dalam hal menghasilkan image atau gambar, yaitu seni lukis.

Seni lukis biasanya bermula dari kanvas kosong yang kemudian diisi dengan gambaran dari apa yang tergambar di benak pelukisnya. Meskipun ada orang atau benda yang dijadikan model, tetapi apa yang terlihat pada kanvas sebenarnya adalah cerminan dari apa yang dilihat oleh pelukis dari modelnya.

Bukan seratus persen modelnya sendiri.

Pelukis pemandangan tidak melukis sesuatu yang benar-benar sama dengan lanskapnya sendiri. Yang dilukisnya adalah gambaran keindahan yang ada di otaknya.

Disana terselip berbagai ide dan perasaan pelukisnya.

Sekarang bandingkan saja de…

Bisakah Anda Menghasilkan Foto Seperti Ini Dengan Kamera Depan Smartphone?


Pertanyaan : Bisakah Anda menghasilkan foto seperti ini (foto di atas) dengan kamera depan smartphone?

Kemungkinan besar tidak. Sembilan puluh sembilan persen jawabannya adalah TIDAK. Satu persen harus selalu disediakan karena "keberuntungan" dan "kebetulan" dan yang pasti Kuasa Dari Yang Maha Esa harus selalu mendapatkan tempat dalam perhitungan.

Tetapi, secara perhitungan, seseorang tidak akan bisa menghasilkan foto seperti di atas dengan mengandalkan kamera depan smartphone. O ya foto di atas dibuat dengan smartphone lawas Asus T00N saja, tentunya dengan kamera belakang.

Mengapa tidak bisa?

1. Karena yang memotret harus menjaga agar garis horison tetap lurus untuk menghasilkan foto lanskap yang bagus

2. Yang memotret juga harus tahu menempatkan posisi obyek agar sesuai dengan Rule of Thirds

3. Kalau memakai kamera depan, biasanya yang memotret sedang melakukan selfie. Kalau sudah melakukan selfie, otomatis perhatiannya tidak akan tertuju pada yang lain selain dirinya sendiri.

Alasan nomor 1 dan 2 mungkin bisa dibantah dengan berbagai excuse atau alasan. Tetapi, yang nomor 3 tidak bisa.

Fungsi kamera depan memang diciptakan agar mereka yang gemar memotret diri sendiri bisa melakukannya dengan mudah. Fungsinya memang diciptakan untuk mengembangkan bakat narsis dalam diri setiap orang.

Jadi, tentu saja kamera depan tidak akan bisa menghasilkan foto seperti di atas, seberapapun besar megapixel-nya karena pada saat dipakai, disitu terkandung niat yang berbeda.  Pada saat kamera depan smartphone dipergunakan, yang ada adalah niat untuk memamerkan diri sendiri dan bukan memamerkan ide, pemikiran, atau hal lain.

Yang memotret hanya ingin orang memotret fisik dirinya saja dan bukan apa yang ada di pikirannya.

Jadi, jangan harap ada foto seperti di atas dihasilkan oleh mereka yang terlalu sibuk memamerkan dirinya sendiri. Foto di atas dihasilkan oleh mereka yang mau meluangkan waktu untuk bercerita selain dirinya sendiri.

Tabik!


Popular posts from this blog

Dua Fungsi Utama Fotografi

Membuat Foto Hitam Putih Dengan Photoscape

Tips #5 : Mana Yang Lebih Baik Canon, Fuji, atau Nikon? Tips Membeli Kamera

Fungsi Utama Photo Editing Software Adalah Memperbaiki Foto

Apa Itu Bokeh ? MENGAPA membuat Foto dengan background blur?