Pangsa Pasar Fotografer Profesional Semakin Berkurang

Pangsa Pasar Fotografer Profesional Semakin Berkurang

Banyak fotografer profesional yang mengandalkan hidupnya dari memotret dengan bayaran mengeluhkan akan semakin berkurangnya order untuk jasa mereka. Semakin hari semakin sedikit saja orang yang mau membutuhkan jasa dan kemampuan mereka dalam menggunakan kamera.

Tidak mengherankan.

Perkembangan teknologi lah yang menyebabkan hal itu.

Di masa lalu, untuk bisa memotret maka orang harus membeli peralatan terpisah, kamera yang harganya tidak murah. Belum lagi di zaman analog, butuh biaya lebih untuk membeli film dan kemudian biaya memprosesnya yang sama tidak murahnya.

Hal itu berubah ketika kamera digital lahir dan kemudian diikuti lahirnya smartphone yang selalu diperlengkapi dengan kamera.

Dalam hal ini, kamera menjadi sesuatu yang terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Semua orang bisa mempunyai kamera bahkan meski niatnya sama sekali tidak ingin membelinya.

Hal itu kemudian ditambahkan dengan kehadiran internet dengan jutaan blognya. Di masa lalu, untuk menguasai cara memotret dengan baik, seseorang harus belajar dari mereka-mereka yang dianggap pakar dalam hal memotret. Tentunya, biasanya tidak gratis dan perlu ada biaya, seperti mengikuti kursus fotografi.

Di masa sekarang, cukup dengan membuka Google dan menggunakan kata kunci terkait dengan fotografi, maka berbagai pelajaran tentang bagaimana cara memotret dengan baik, sudah bisa ditemukan. Selama mau belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh, maka kemampuan membuat foto yang baik dan enak dilihat bisa dimiliki.

Semuanya menjadi tidak sulit.

Hal itu berakibat juga pada dunia fotografi profesional. Jumlah mereka yang mampu menggunakan kamera dengan baik bertambah banyak dan banyak dari mereka juga melihat peluang mendapatkan penghasilan dari kemampuannya memotret.

Persaingan bertambah.

Juga, kecuali beberapa acara resmi, seperti perkawinan, maka jasa fotografer profesional tidak lagi diperlukan. Mereka bisa cukup meminta teman, saudara, atau kenalan yang mampu memotret dengan baik untuk memotret bagi mereka dengan bayaran yang lebih murah.

Hal ini tentu saja menggerus pangsa pasar yang sudah semakin sempit itu.

Sebuah kondisi yang akan terus berlangsung di masa yang akan datang dimana fotografi tidak lagi menjadi monopoli kalangan tertentu saja. Semua orang akan bisa ikut terjun ke dalamnya dan hal itu berarti pangsa pasar yang selama ini besar akan terus menyempit.

Untuk itulah para fotografer profesional, yang menggantungkan hidupnya dari memotret, harus bisa menjadi lebih kreatif sehingga bisa memberikan nilai tambah. Tanpa itu, ketika memotret tidak lagi menjadi hal yang sulit dan langka, maka mereka akan terus terdesak dan akan lebih sulit menggantungkan hidupnya pada saat demikian.

Popular posts from this blog

Tips #5 : Mana Yang Lebih Baik Canon, Fuji, atau Nikon? Tips Membeli Kamera

Apa Itu Bokeh ? MENGAPA membuat Foto dengan background blur?

Dua Fungsi Utama Fotografi

Fotografi Human Interest, Apa sih maksudnya?

Memotret Di Museum ? Kenapa Tidak?