Kemajuan Teknologi Membuat Fotografi Mendekati Seni Lukis

Image
Mungkin terdengar mengada-ada mencoba menyamakan fotografi dengan seni lukis. Dan, sebenarnya tidak ada niat untuk membuatnya menjadi sama. Keduanya adalah bidang yang berbeda satu dengan yang lain.

Meskipun demikian, perkembangan teknologi kamera dan juga aplikasi pengedit citra, suka tidak suka, mau tidak mau mendorong fotografi mempersempit jarak dengan saudaranya dalam hal menghasilkan image atau gambar, yaitu seni lukis.

Seni lukis biasanya bermula dari kanvas kosong yang kemudian diisi dengan gambaran dari apa yang tergambar di benak pelukisnya. Meskipun ada orang atau benda yang dijadikan model, tetapi apa yang terlihat pada kanvas sebenarnya adalah cerminan dari apa yang dilihat oleh pelukis dari modelnya.

Bukan seratus persen modelnya sendiri.

Pelukis pemandangan tidak melukis sesuatu yang benar-benar sama dengan lanskapnya sendiri. Yang dilukisnya adalah gambaran keindahan yang ada di otaknya.

Disana terselip berbagai ide dan perasaan pelukisnya.

Sekarang bandingkan saja de…

Apakah Semua Foto Digital Perlu Diedit?

Apakah Semua Foto Digital Perlu Diedit?

(Foto : Patung Pemain Musik di Taman Meksiko, Kebun Raya Bogor)
Sebuah pertanyaan yang selalu menghantui para fotografer atau penggemar fotografi di seluruh dunia. Haruskah saya mengedit foto? Ataukah menampilkannya begitu saja kepada khalayak?

Pertanyaan yang sebenarnya mudah, tetapi sekaligus susah untuk dijawab karena tergantung pada tujuan dan kepentingan yang memotret.

Bila tujuannya hanya sebagai kenang-kenangan berwisata ke sebuah tempat, maka tidak perlu repot-repot mengedit foto. Inti dari "keindahan" foto ada di hati Anda dan orang-orang yang bersama-sama bersuka ria selama perjalanan wisata itu. Tidak butuh pengeditan apapun, saat melihat foto akan hadir sebuah rasa, "Gembira", "Bahagia".

Berbeda jika tujuan utama Anda mendapatkan LIKE di media sosial, berarti Anda harus memperhitungkan selera mereka yang melihat. Ada target yang hendak dikejar, walaupun sekedar emoticon "jempol" atau "hati" penanda yang melihat menyukainya.

Jawaban perlu tidaknya sebuah foto diedit dengan Photoshop atau tidak, ya tergantung kemampuan Anda menilai selera keindahan khalayak yang menjadi sasaran Anda.

Yang terakhir, jika tujuannya adalah UANG, mau tidak mau bersiaplah Anda menghabiskan waktu lebih lama lagi sebelum bisa memperlihatkan foto Anda. Suka atau tidak suka, Anda harus memuaskan si "pemberi uang". Anda dibayar.

Dan, tentunya kalau fotonya tidak enak dilihat, maka tidak ada uang yang akan diberikan kepada Anda. Juga, kemampuan mengedit foto akan membantu untuk bersaing di tengah begitu banyaknya orang yang berpikiran sama, menggunakan fotografi untuk mendapatkan uang.

Pada kasus terakhir, hampir semua foto harus diedit agar bisa menyenangkan orang lain.

Jadi, jawabannya, ya tergantung pada tujuan Anda saat memotret. Untuk diri sendiri dan bersenang-senang, atau untuk memuaskan keinginan mendapat pujian, atau untuk mendapatkan uang. Hasilnya akan berbeda pada setiap kasus.

Tidak ada jawaban standar dan pasti dalam hal ini.

Popular posts from this blog

Dua Fungsi Utama Fotografi

Membuat Foto Hitam Putih Dengan Photoscape

Tips #5 : Mana Yang Lebih Baik Canon, Fuji, atau Nikon? Tips Membeli Kamera

Fungsi Utama Photo Editing Software Adalah Memperbaiki Foto

Apa Itu Bokeh ? MENGAPA membuat Foto dengan background blur?