Kemajuan Teknologi Membuat Fotografi Mendekati Seni Lukis

Image
Mungkin terdengar mengada-ada mencoba menyamakan fotografi dengan seni lukis. Dan, sebenarnya tidak ada niat untuk membuatnya menjadi sama. Keduanya adalah bidang yang berbeda satu dengan yang lain.

Meskipun demikian, perkembangan teknologi kamera dan juga aplikasi pengedit citra, suka tidak suka, mau tidak mau mendorong fotografi mempersempit jarak dengan saudaranya dalam hal menghasilkan image atau gambar, yaitu seni lukis.

Seni lukis biasanya bermula dari kanvas kosong yang kemudian diisi dengan gambaran dari apa yang tergambar di benak pelukisnya. Meskipun ada orang atau benda yang dijadikan model, tetapi apa yang terlihat pada kanvas sebenarnya adalah cerminan dari apa yang dilihat oleh pelukis dari modelnya.

Bukan seratus persen modelnya sendiri.

Pelukis pemandangan tidak melukis sesuatu yang benar-benar sama dengan lanskapnya sendiri. Yang dilukisnya adalah gambaran keindahan yang ada di otaknya.

Disana terselip berbagai ide dan perasaan pelukisnya.

Sekarang bandingkan saja de…

Perlu Banyak Latihan Untuk Mengedit Foto

Perlu Banyak Latihan Untuk Mengedit Foto

"Gampang. Nanti tinggal diedit saja fotonya biar lebih bagus" .Pernyataan itu banyak diucapkan masyarakat awam kalau sedang memotret. Memang tersedianya berbagai perangkat lunak untuk memperindah foto dalam berbagai jenis membuat banyak orang berpikir semua bisa diperbagus dengan melakukan foto editing.

Padahal, tidak demikian sebenarnya. Bagi pecinta fotografi, menggunakan photo editing software bukan berarti sekedar memakai berbagai efek praktis yang sudah disediakan. Mereka menginginkan lebih dari itu dan bukan sekedar asal-asalan saja. Apalagi kebanyakan efek yang disediakan aplikasi terbatas dan banyak yang tidak sesuai dengan pengembangan ide.

Dan, itu tidak mudah sama sekali.

Foto di atas adalah salah satu screenshoot dari usaha untuk melakukan editing pada sebuah foto. oto ini pernah dipajang di "Mempersiapkan Kamera".

Dalam ukuran kecil 640 X 480, hal ini tidak terlihat dan tertutup, tetapi dalam ukuran lebih besar 1024 x 800, terlihat sekali hasil editan yang masih kasar.

Benar-benar tidak mudah sama sekali untuk menghasilkan editan yang halus dalam berbagai ukuran. Perlu banyak kesabaran dan ketelitian.

Saat itu, saya belum memilikinya. Masih terasa sekali kurang sabarnya saya dalam mengedit foto sehingga hasilnya kurang maksimal. Mungkin karena, saya sendiri baru mencoba dan belajar menggunakan GIMP dan Photoshop.

Dan, saat ini semua masih terasa sulit sekali. Tidak beda dengan ketika pertama kali saya berusaha menggunakan berbagai teori fotografi. Susah, tetapi lama kelamaan menjadi terbiasa. Itulah yang saya harapkan suatu waktu hal itu juga berlaku dalam mengedit foto.

Popular posts from this blog

Dua Fungsi Utama Fotografi

Membuat Foto Hitam Putih Dengan Photoscape

Tips #5 : Mana Yang Lebih Baik Canon, Fuji, atau Nikon? Tips Membeli Kamera

Fungsi Utama Photo Editing Software Adalah Memperbaiki Foto

Apa Itu Bokeh ? MENGAPA membuat Foto dengan background blur?