Mengedit Foto Membutuhkan Ketelitian dan Kesabaran Agar Hasil Editan Halus dan Bekas Editan Tidak Terlalu Terlihat - Maniak Potret

Dunia Dari Mata Orang Iseng Dengan Kamera

Saturday, April 21, 2018

Mengedit Foto Membutuhkan Ketelitian dan Kesabaran Agar Hasil Editan Halus dan Bekas Editan Tidak Terlalu Terlihat

Mengedit Foto Membutuhkan Ketelitian dan Kesabaran Agar Hasil Editan Halus dan Bekas Editan Tidak Terlalu Terlihat

Tidak semudah yang dibayangkan banyak orang untuk melakukannya. Mengedit foto membutuhkan ketelitian dan kesabaran saat melakukannya. Butuh banyak waktu dan konsentrasi penuh. Semuanya demi menghasilkan image yang diinginkan.

Jauh dari apa yang dipikirkan bahwa proses yang dilakukan hanyalah sekedar cropping, kemudian memakai efek yang sudah jadi, dan kemudian langsung selesai.

Sangat berbeda.

Memang, selama ini masyarakat awam terbiasa dengan aplikasi pengedit foto seperti Camera 360 supaya hasilnya terlihat cantik dan enak dilihat, tetapi tidak demikian yang dilakukan kebanyakan fotografer. Jarang yang puas hanya dengan menggunakan efek siap pakai yang ada. Mereka lebih suka melakukannya secara manual agar hasil editan memuaskan.

Dan, sama sekali tidak mudah.

Perlu konsentrasi penuh dan segudang kesabaran. Bahkan untuk sekedar mengganti latar belakang menjadi hitam seperti pada foto di atas. Lebih dari 30 menit dihabiskan untuk memastikan bahwa penampakan obyek utamanya tidak rusak karena latarnya dirubah.

Yang paling memakan waktu dan ketelitian adalah saat harus mengisolasi bagian-bagian yang hendak diedit. Disini terkadang tidak bisa dilakukan sekaligus dan harus dipecah menjadi beberapa bagian dan kemudian setiap bagian diedit sedikit demi sedikit menyesuaikan dengan ide yang ada.

Mengedit Foto Membutuhkan Ketelitian dan Kesabaran Agar Hasil Editan Halus dan Bekas Editan Tidak Terlalu Terlihat

Apalagi kalau obyek utamanya memiliki banyak sekali lengkungan, seperti pada foto bunga. Mau tidak mau, bahkan untuk sekedar melokalisir bagian yang hendak diedit saja harus dilakukan perlahan-lahan supaya garis tidak melenceng yang bisa membuat lengkungan menjadi tidak melengkung lagi.

Belum ditambah kemudian harus melakukan finishing untuk memperhalus bagian sisi-sisi obyek supaya terlihat alami.

Kesemuanya sangat memakan waktu. Berbeda 180 derajat dengan yang ada di benak banyak orang, yaitu tinggal klik sana klik sini dan selesai.

Oleh karena itulah, sejak menekuni hobi fotografi, saya menaruh hormat baik kepada fotografer atau digital artis. Karena saya tahu bagaimana sulitnya melakukan pengeditan foto agar hasilnya terlihat halus.