Kemajuan Teknologi Membuat Fotografi Mendekati Seni Lukis

Image
Mungkin terdengar mengada-ada mencoba menyamakan fotografi dengan seni lukis. Dan, sebenarnya tidak ada niat untuk membuatnya menjadi sama. Keduanya adalah bidang yang berbeda satu dengan yang lain.

Meskipun demikian, perkembangan teknologi kamera dan juga aplikasi pengedit citra, suka tidak suka, mau tidak mau mendorong fotografi mempersempit jarak dengan saudaranya dalam hal menghasilkan image atau gambar, yaitu seni lukis.

Seni lukis biasanya bermula dari kanvas kosong yang kemudian diisi dengan gambaran dari apa yang tergambar di benak pelukisnya. Meskipun ada orang atau benda yang dijadikan model, tetapi apa yang terlihat pada kanvas sebenarnya adalah cerminan dari apa yang dilihat oleh pelukis dari modelnya.

Bukan seratus persen modelnya sendiri.

Pelukis pemandangan tidak melukis sesuatu yang benar-benar sama dengan lanskapnya sendiri. Yang dilukisnya adalah gambaran keindahan yang ada di otaknya.

Disana terselip berbagai ide dan perasaan pelukisnya.

Sekarang bandingkan saja de…

Tempat Wisata Semakin Memanjakan Penggemar Selfie

Tempat Wisata Semakin Memanjakan Penggemar Selfie

Selfie lagi. Selfie lagi. Sepertinya semua orang berlomba-lomba untuk memotret diri sendiri. Kegiatan yang sepertinya sudah menjadi "kebutuhan" tambahan banyak orang di zaman sekarang.

Rupanya hal tersebut tertangkap dengan baik oleh radar para pengelola tempat wisata. Tidak heran kemudian mereka menyediakan berbagai fasilitas yang ditujukan untuk memanjakan para pecinta swafoto itu.

Beberapa hari yang lalu, saat berkunjung ke Lampung, di pantai Klara atau Kelapa Rapat, terlihat jelas sekali betapa pengelola salah satu tempat wisata favorit di dekat Bandar Lampung itu berusaha untuk menyenangkan hati para pemuja diri sendiri itu.

Mereka mendirikan semacam jalan kecil terbuat dari kayu yang membelah perairan laut biru di pantai tersebut.

Pada awalnya, fasilitas itu sulit untuk dimengerti karena justru membuat pemandangan ke laut lepas menjadi terhalang kalau dari pinggir pantai. Tetapi, setelah mencoba sendiri menelusuri jalan setapak kayu di atas air itu, alasannya bisa diduga dan ditebak.

Tujuannya adalah agar para pengunjung bisa melakukan swafoto dengan latar belakang yang laut lepas dan pegunungan yang menjadi salah satu daya tarik dari Pantai Klara. Hal itu akan sulit dilakukan kalau dilakukan dari tepi pantai, terlalu jauh bagi kamera smartphone. Hal itu akan lebih mudah dilakukan kalau dilakukan dari tengah perairan.

Not bad sebenarnya. Fasilitas ini juga cukup membantu bagi seorang yang hendak memotret keluarganya saat bermain disana. Cukup lumayan membantu.

Tempat Wisata Semakin Memanjakan Penggemar Selfie

Meskipun sayangnya, kehadiran jalan setapak kayu yang membelah laut ini sebenarnya merusak keasrian dan kealamian pantai tersebut. Semua demi hanya sekedar berfoto saja.

Jangan tanya juga jejeran pondok kayu yang memenuhi pinggir pantai, yang tentunya membuat suasana dan nuansa alami semakin berkurang di pantai ini.

Sayang.

Popular posts from this blog

Dua Fungsi Utama Fotografi

Membuat Foto Hitam Putih Dengan Photoscape

Tips #5 : Mana Yang Lebih Baik Canon, Fuji, atau Nikon? Tips Membeli Kamera

Fungsi Utama Photo Editing Software Adalah Memperbaiki Foto

Apa Itu Bokeh ? MENGAPA membuat Foto dengan background blur?