Posts

Showing posts from April 8, 2018

Kemajuan Teknologi Membuat Fotografi Mendekati Seni Lukis

Image
Mungkin terdengar mengada-ada mencoba menyamakan fotografi dengan seni lukis. Dan, sebenarnya tidak ada niat untuk membuatnya menjadi sama. Keduanya adalah bidang yang berbeda satu dengan yang lain.

Meskipun demikian, perkembangan teknologi kamera dan juga aplikasi pengedit citra, suka tidak suka, mau tidak mau mendorong fotografi mempersempit jarak dengan saudaranya dalam hal menghasilkan image atau gambar, yaitu seni lukis.

Seni lukis biasanya bermula dari kanvas kosong yang kemudian diisi dengan gambaran dari apa yang tergambar di benak pelukisnya. Meskipun ada orang atau benda yang dijadikan model, tetapi apa yang terlihat pada kanvas sebenarnya adalah cerminan dari apa yang dilihat oleh pelukis dari modelnya.

Bukan seratus persen modelnya sendiri.

Pelukis pemandangan tidak melukis sesuatu yang benar-benar sama dengan lanskapnya sendiri. Yang dilukisnya adalah gambaran keindahan yang ada di otaknya.

Disana terselip berbagai ide dan perasaan pelukisnya.

Sekarang bandingkan saja de…

Jika Anda Suka Memotret Makanan, Bisa Menghasilkan Uang Lo!

Image
Makanan + Fotografi = Duit, bisakah? Ya jelas bisa. Apa sih yang tidak bisa dijadikan duit di zaman sekarang. Terutama di tengah masyarakat yang sedang gemar-gemarnya berwisata dan kulineran. Peluang itu semakin terbuka.

Coba bayangkan saja berapa banyak tempat wisata kuliner di Indonesia? Banyak sekali dan tak terhitung jumlahnya. Mereka pasti harus melakukan promosi untuk mempertahankan atau memperbesar bisnisnya.

Dan, promosi sebuah usaha makanan tentu akan memerlukan foto dan gambar yang bagus untuk memancing minat orang.

Disitulah peran dari fotografer. Tidak semua orang bisa memotret makanan dengan baik dan menarik perhatin yang melihat. Oleh karena itu, biasanya mereka akan memanfaatkan jasa dari fotografer, yang tahu tentang cara mengambil foto yang baik untuk memotret produk yang mereka tawarkan, yaitu makanan dan minuman.

Mungkin Anda tidak menyadari bahwa hal itu sudah dilakukan sejak lama dan sudah ada genre tersendiri dalam dunia fotografi yang khusus menekuni pemotretan…

Pemain Gendang - Tim Degung Bogor Center School

Image
Bukan sebuah foto luar biasa dan hampir pasti tidak akan mengundang decak kagum siapapun yang melihat. Tetapi, saya memutuskan untuk memajangnya di blog ini dan beberapa blog lain yang berada di bawah kendali saya.

Niatnya sederhana saja karena saya berniat memperlihatkan kepada sebanyak mungkin orang tentang sebuah kesenian tradisional dari tanah Sunda, Degung. Dan, foto pemain gendang ini merupakan salah satu dokumentasi yang berhasil terekam oleh si Canon 700D hampir setahun yang lalu.

Degung sendiri di kota dimana saya tinggal Bogor, yang seharusnya kental dengan budaya Sundanya, mulai menghilang. Semakin sedikit saja mereka yang menggelutinya.

Oleh karenanya meskipun bukan sebuah foto yang luar biasa, bahkan bagi diri saya sendiri masih kurang menarik, foto ini akan tetap saya pamerkan kemana-mana. Hal itu untuk mengingatkan dan kalau bisa memancing minat sebanyak mungkin orang untuk memperhatikan dan melestarikan seni budaya tradisional Sunda ini.

Dan, sebagai seorang fotografe…

Foto Yang Menarik Tidak Selalu Butuh Model Yang Cantik

Image
Foto dengan model yang cantik, biasanya memang akan mengundang perhatian yang banyak. Apalagi kalau yang dijadikan model cantik, berbadan sexy, dan berdada bagus. Hampir pasti kalau fotonya kemudian dipajang di media sosial atau komunitas-komunitas dunia maya , maka akan banyak sekali LIKE yang diberikan.

Seringkali bahkan meskipun cara pengambilan fotonya tidak pas, agak buram, tidak tajam, tetap saja akan banyak komentar dan pujian yang masuk. Maklum saja, karena biasanya memang menyentuh "rasa" dan "hasrat" banyak orang, baik dari kalangan pria yang langsung membayangkan bagaimana kalau istri atau pacarnya seperti itu, atau kaum wanita yang tidak jarang langsung melihat kepada badannya sendiri.

Foto dengan model wanita memang biasanya otomatis memiliki kelebihan untuk dikategorikan sebagai sebuah foto yang menarik.

Meskipun demikian, tidak berarti untuk membuat foto yang menarik harus mempergunakan model wanita sexy. Sejarah fotografi menunjukkan bahwa dalam du…

Apa Beda Tukang Foto Dengan Fotografer?

Image
Sebuah perdebatan panjang bisa terjadi karena pertanyaan kecil seperti ini. Tidak sedikit juga orang yang mau membahasnya secara panjang lebar dalam bentuk tulisan. Apa sih sebenarnya beda tukang foto dengan fotografer?

Pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu dibahas sama sekali, hanya karena ego manusia dan hobi manusia untuk membuat kasta lah yang menyebabkan pertanyaan ini timbul.

Memang akan banyak sekali yang memprotes kalau dikatakan sama.

Tukang foto bagi banyak orang adalah mereka-mereka yang berkeliaran sambil menenteng kamera jenis murah di tempat wisata sambil menawarkan pada para turis untuk difoto. Mereka akan bertanya "Pak, Bu, dipotret yahg disana, bagus loh pemandangannnya". Dengan beberapa lembar uang sepuluh ribuan saja, jasa mereka sudah bisa dipergunakan.

Sedangkan, ketika kata fotografer yang muncul, maka bayangan sebuah studio ber-AC dengan perlengkapan pencahayaan yang komplit, dan juga kamera dan lensa yang mahal. Tarifnya pun berbeda dan tidak cukup …

Tidak Perlu Ikut Teori Fotografi Saat Memotret - Semua Terserah Anda

Image
Perlukah sebuah foto selalu mengikuti "Rule of Thirds" atau "Aturan Sepertiga" yang digadang-gadang oleh para fotografer salah satu prinsip dasar dalam fotografi? Jawabnya TIDAK. Kalau Anda mau silakan ikuti, tetapi kalau Anda merasa hasil fotonya tidak sesuai kemauan, maka jangan ikuti.

Apakah selalu sebuah foto harus menggunakan BOKEH atau latar belakang yang blur? Ya tidak juga. Bokeh adalah pilihan saja. Tidak berarti semua harus menggunakan bokeh untuk menghasilkan foto yang indah dan menarik. Banyak foto yang tanpa bokeh pun tetap enak dilihat.

Perlukah memperhatikan komposisi warna aktif dan pasif dalam foto seperti yang disarankan banyak fotografer kawakan? Hem, tidak lah. Selera orang soal warna itu berbeda-beda. Tidak sama. Yang satu suka warna hijau, yang satu suka warna putih, yang lain memilih merah sebagai warna favorit.

Semua yang disebutkan di atas adalah beberapa dari teori prinsip dasar dalam fotografi yang disebutkan bisa membantu dalam menghasi…

Memotret Di Siang Hari Itu Bisa Menyenangkan, Walau Cahayanya Terlalu Kuat

Image
Meskipun bukan seorang fotografer profesional, saya cukup paham tentang teori betapa tidak menyenangkannya memotret di siang hari, apalagi kalau mengandalkan sumber cahaya alami, yaitu sinar matahari.

Cahayanya terlalu kuat dan keras. Kerap hal ini sangat merepotkan karena membuat fotonya cenderung menjadi overexposure alias terlalu terang.

Sayangnya, kadang tidak ada pilihan. Terutama, jika memotretnya saat berlibur dengan keluarga. Mereka pasti mengharapkan ada foto-foto yang isinya kenangan saat bersenang-senang disana.

Akhirnya, ya mau tidak mau. Walau seperti sudah bisa diduga, terjadi kerepotan dalam meminimalkan efek cahaya yang terlalu kuat, tetapi ternyata ujungnya menyenangkan juga.


Bukan karena hasil fotonya luar biasa bagusnya, tetapi karena hal lain, yaitu melihat senyum mereka yang kita sayangi melihat bahwa keceriaan mereka selama berada disana terekam.

Mereka tidak peduli apakah fotonya agak terlalu terang atau bahkan kurang tajam. Bahkan meskipun tidak seperti yang d…

Puncak Mas - Surganya Pecinta Selfie di Bandar Lampung

Image
Lha, bukannya mengada-ada, tetapi itu yang dipromosikan oleh pengelolanya bahwa Puncak Mas, sebuah lokasi wisata yang berjarak 45 menit perjalanan dari Bandar Lampung, digadang-gadang sebagai tempat untuk selfie.

Kenyataannya begitu.

Dan, memang kalau melihat berbagai fasilitas yang ada disana memang ditujukan bagi mereka yang ingin punya foto-foto unik dan kekinian, sesuatu yang biasanya dilakukan para pecinta selfie.

Disana ada rumah pohon terbalik, sepeda gantung yang melayang, dan balon udara statis untuk mereka yang ingin punya foto keren tapi takut terbang.

Pokoknya semua disiapkan untuk menghasilkan foto yang kekinian. Tidak beda dengan berbagai tempat wisata sejenis yang berkembang dimana-mana.

Bagi saya sendiri, yang sangat tidak suka selfie, tempat ini bisa dikata lumayan dalam artian bisa menghasilkan foto keluarga yang enak dilihat.

Tetapi, kalau disuruh hunting foto disini, semangat langsung melayang. Tidak banyak hal yang bisa dijadikan sasaran, karena kebanyakan orang …

Tempat Wisata Semakin Memanjakan Penggemar Selfie

Image
Selfie lagi. Selfie lagi. Sepertinya semua orang berlomba-lomba untuk memotret diri sendiri. Kegiatan yang sepertinya sudah menjadi "kebutuhan" tambahan banyak orang di zaman sekarang.

Rupanya hal tersebut tertangkap dengan baik oleh radar para pengelola tempat wisata. Tidak heran kemudian mereka menyediakan berbagai fasilitas yang ditujukan untuk memanjakan para pecinta swafoto itu.

Beberapa hari yang lalu, saat berkunjung ke Lampung, di pantai Klara atau Kelapa Rapat, terlihat jelas sekali betapa pengelola salah satu tempat wisata favorit di dekat Bandar Lampung itu berusaha untuk menyenangkan hati para pemuja diri sendiri itu.

Mereka mendirikan semacam jalan kecil terbuat dari kayu yang membelah perairan laut biru di pantai tersebut.

Pada awalnya, fasilitas itu sulit untuk dimengerti karena justru membuat pemandangan ke laut lepas menjadi terhalang kalau dari pinggir pantai. Tetapi, setelah mencoba sendiri menelusuri jalan setapak kayu di atas air itu, alasannya bisa did…

Keuntungan Utama Membawa Tripod Saat Berwisata

Image
Banyak yang mengatakan bahwa keuntungan utama membawa tripod adalah bisa memotret dengan shutter speed yang sangat lambat atau melakukan long exposure.

Meskipun demikian, rasanya keuntungan utama bersusah payah membawa tripod ada pada bentuk lain.

Ketika membawa tripod, dan kemudian dipadukan dengan memakai timer , kita bisa memotret diri sendiri (bersama keluarga atau teman) tanpa harus "kehilangan" anggota.

Tanpa tripod, mau tidak mau salah seorang harus memegang kamera dan artinya ia tidak akan ada dalam foto yang dihasilkan. Tentunya, akan ada rasa yang kurang kalau hal itu terjadi.

Dengan tripod, semua anggota kelompok bisa terekam kebersamaannya. Tidak akan ada yang hilang. Kenangan tentang kebersamaan itu akan terasa beberapa tahun berselang, utuh dan lengkap. Tidak ada yang tidak hilang.

Dan, tentunya, hasilnya lebih baik daripada mengandalkan tongsis dan melakukan we-fie. Menurut saya sih.

Perahu di Pantai Klara Lampung

Image
Indonesia memiliki 17 ribu lebih pulau yang berarti ada ribuan kilometer garis pantai yang dimilikinya. Sayangnya, para wisatawan mancanegara hanya terfokus pada berbagai pantai di Bali saja.

Padahal, masih banyak sekali pantai di negara kepulauan ini yang indahnya tidak kalah dibandingkan pantai di Bali, salah satunya adalah Pantai Klara atau Kelapa Rapat di Lampung.

Pantai ini memiliki landscape yang indah, pasir putih,dan juga air yang bersih dan bening. Jelas bisa menjadi tandingan dari pantai di Bali.

Bedanya hanya, kalau yang di Pulau Dewata sudah dikelola secara profesional dan dipromosikan, yang ini masih belum terlalu dikelola dengan baik.

Mungkin cuma itu bedanya dan hal itu tidak menafikan sama sekali keindahan yang dimilikinya.