Posts

Showing posts from April 15, 2018

Kemajuan Teknologi Membuat Fotografi Mendekati Seni Lukis

Image
Mungkin terdengar mengada-ada mencoba menyamakan fotografi dengan seni lukis. Dan, sebenarnya tidak ada niat untuk membuatnya menjadi sama. Keduanya adalah bidang yang berbeda satu dengan yang lain.

Meskipun demikian, perkembangan teknologi kamera dan juga aplikasi pengedit citra, suka tidak suka, mau tidak mau mendorong fotografi mempersempit jarak dengan saudaranya dalam hal menghasilkan image atau gambar, yaitu seni lukis.

Seni lukis biasanya bermula dari kanvas kosong yang kemudian diisi dengan gambaran dari apa yang tergambar di benak pelukisnya. Meskipun ada orang atau benda yang dijadikan model, tetapi apa yang terlihat pada kanvas sebenarnya adalah cerminan dari apa yang dilihat oleh pelukis dari modelnya.

Bukan seratus persen modelnya sendiri.

Pelukis pemandangan tidak melukis sesuatu yang benar-benar sama dengan lanskapnya sendiri. Yang dilukisnya adalah gambaran keindahan yang ada di otaknya.

Disana terselip berbagai ide dan perasaan pelukisnya.

Sekarang bandingkan saja de…

Mengedit Foto Membutuhkan Ketelitian dan Kesabaran Agar Hasil Editan Halus dan Bekas Editan Tidak Terlalu Terlihat

Image
Tidak semudah yang dibayangkan banyak orang untuk melakukannya. Mengedit foto membutuhkan ketelitian dan kesabaran saat melakukannya. Butuh banyak waktu dan konsentrasi penuh. Semuanya demi menghasilkan image yang diinginkan.

Jauh dari apa yang dipikirkan bahwa proses yang dilakukan hanyalah sekedar cropping, kemudian memakai efek yang sudah jadi, dan kemudian langsung selesai.

Sangat berbeda.

Memang, selama ini masyarakat awam terbiasa dengan aplikasi pengedit foto seperti Camera 360 supaya hasilnya terlihat cantik dan enak dilihat, tetapi tidak demikian yang dilakukan kebanyakan fotografer. Jarang yang puas hanya dengan menggunakan efek siap pakai yang ada. Mereka lebih suka melakukannya secara manual agar hasil editan memuaskan.

Dan, sama sekali tidak mudah.

Perlu konsentrasi penuh dan segudang kesabaran. Bahkan untuk sekedar mengganti latar belakang menjadi hitam seperti pada foto di atas. Lebih dari 30 menit dihabiskan untuk memastikan bahwa penampakan obyek utamanya tidak rusak…

Rusa Totol, Istana Bogor

Image
Entahlah, saya pikir semua fotografer memang harus terbiasa bangun pagi. Kalau tidak ia akan kehilangan banyak "rezeki" yang biasa dihadirkan oleh sinar matahari pagi yang keemasan.

Dan, kalau saya terbiasa bangun siang, pemandangan seperti ini sudah pasti tidak akan pernah terekam oleh kamera karena biasanya rusanya sudah berada jauh dari pagar Istana dan sulit terjangkau bahkan oleh lensa 55-250 mm yang saya punya.

Di Saat Hujan Turun

Image
Tidak jarang seorang fotografer menemukan sesuatu yang membuatnya bingung.

Di Indonesia, kalau membaca media massa, sepertinya kondisi persatuan dan kesatuan sedang berada dalam kondisi kritis. Salah satu etnis di Indonesia sepertinya kerap mendapatkan perlakuan berbeda dari banyak anggota masyarakat.

Tetapi, di lapangan, pada saat Cap Go Meh Bogor 2018 berlangsung, apa yang ditulis di surat kabar seperti tidak terlihat di lapangan. Kerukunan antar etnis justru terlihat begitu kental. Tidak ada bedanya antara si kulit sawo matang dan si kulit kuning bermata sipit.

Apalagi di saat hujan turun. Sebuah tempat yang sempit bisa dipakai bersama tanpa adanya ragu dan risih.

Mungkinkah media massa dan para pakar politik hanya membesarkan masalah supaya mereka terlihat penting?

Membuat Foto Yang Enak Dilihat Harus Ke Tempat Wisata? Kuno! Kebun Tetangga Juga Bisa

Image
Banyak orang berpikiran bahwa untuk menghasilkan sebuah foto yang enak dilihat harus dilakukan di lokasi-lokasi tertentu saja yang memiliki pemandangan indah. Tidak heran ribuan bahkan jutaan orang terkadang menghabiskan uang banyak hanya untuk pergi ke tempat wisata, dimana biasanya lanskap yang memukau tersedia.

Padahal. tidak demikian yang dilakukan para fotografer. Jika Anda pernah menonton acara On the Spot tentang bagaimana foto yang indah dan mengundang "wow" dihasilkan, Anda akan terkagum-kagum dan heran sekaligus.

Banyak dari foto-foto itu terkadang dibuat hanya di rumah, atau di tempat-tempat yang sebenarnya jauh dari kata indah.

Contoh sederhananya, ada dua di bawah ini.



Enak dilihat? Rasanya pasti begitu.

Dugaan Anda dimana foto ini dihasilkan? Tempat wisata seperti Puncak, Bogor? Atau setidaknya rumah berhalaman luas yang ditata oleh tukang taman berpengalaman?

Bukan. Sama sekali bukan.

Jauh dari itu.

Foto-foto ini dihasilkan di kebun tetangga dekat rumah adik i…

Foto bermakna 1000 kata - Melihat Foto Ini Anda Pasti Kenapa Festival Cap Go Meh Disebut Festival Lentera

Image
Sebuah foto bisa bermakna 1000 kata. Mari kita buktikan.

Pernah dengar istilah Festival Cap Go Meh? Dalam bahasa Inggris festival itu disebut dengan Festival Lentera. Mau tahu alasannya?



Tidak perlu dijelaskan panjang lebar kan? Sudah tahu alasannya?

Itu salah satu bukti bahwa foto bisa bermakna 1000 kata.