Posts

Showing posts from May 13, 2018

Kemajuan Teknologi Membuat Fotografi Mendekati Seni Lukis

Image
Mungkin terdengar mengada-ada mencoba menyamakan fotografi dengan seni lukis. Dan, sebenarnya tidak ada niat untuk membuatnya menjadi sama. Keduanya adalah bidang yang berbeda satu dengan yang lain.

Meskipun demikian, perkembangan teknologi kamera dan juga aplikasi pengedit citra, suka tidak suka, mau tidak mau mendorong fotografi mempersempit jarak dengan saudaranya dalam hal menghasilkan image atau gambar, yaitu seni lukis.

Seni lukis biasanya bermula dari kanvas kosong yang kemudian diisi dengan gambaran dari apa yang tergambar di benak pelukisnya. Meskipun ada orang atau benda yang dijadikan model, tetapi apa yang terlihat pada kanvas sebenarnya adalah cerminan dari apa yang dilihat oleh pelukis dari modelnya.

Bukan seratus persen modelnya sendiri.

Pelukis pemandangan tidak melukis sesuatu yang benar-benar sama dengan lanskapnya sendiri. Yang dilukisnya adalah gambaran keindahan yang ada di otaknya.

Disana terselip berbagai ide dan perasaan pelukisnya.

Sekarang bandingkan saja de…

Ketika Gelembung Sabun Pun Menghadirkan Kebahagiaan

Image
Enaknya berada di dunia anak-anak adalah karena disana kebahagiaan itu murah dan mudah. Berbeda sekali dengan dunia orang dewasa yang rumit dan njlimet.

Jarang orang dewasa akan merasa bahagia hanya sekedar dengan melihat gelembung sabun. Bagi orang dewasa itu bahagia adalah ketika memiliki istri cantik atau suami tampan, rekening bank menunjukkan angka nol yang banyak, atau rumah yang luasnya sampai 4-5 kali lapangan sepakbola.

Tetapi, bagi seorang anak, gelembung sbaun pun sudah bisa menghadirkan kebahagiaan. Seorang anak tidak peduli apakah makannya hanya dengan tempe atau rumahnya cuma RSSSSSSS (Rumah Sangat Sederhana Sempit Sekali Selonjor Saja Susah). Ia tetap bisa menemukan kebahagiaannya dengan cara-cara yang sederhana.

Foto ini membuat saya mengelus sayang Canon EOS 700D.

Jika, si anak dalam foto bisa berbahagia dengan gelembung sabun yang harganya hanya sepersekian ribu harga si EOS 700D, kenapa saya tidak bisa. Kenapa saya harus terus membayangkan si Canon EOS 5D Mark II …